Jumat, 22 April 2016

PAHLAWAN MASA DEPAN {KEGELAPAN} E.3

EPISODE 3
“rasakan berlianku” melempar berlian bomdnya.
“Duuuaaar” Bomd pun meledak, tetapi Mikael berhasil menghindar.
“Apa? Dasar anak kecil, akan ku balas nanti.” Dan Diamond pun pergi meninggalkan Mikael, akan tetapi Mikael tetap mengejar Diamond.
“TEAM CORDES, Panggilan darurat cepat berkumpul di kota Komputan dekat Menara High Best Tower!!!.” Mikael memanggil teman-temannya.
“Baiklah...” Kata TEAM CORDES.
Kemudian TEAM CORDES–pun berkumpul dengan Mickael, merekapun mulai mengejar Diamond. Tapi mereka kehilangan dia.
Setelah Diamond mengambil Berlian Lighting, dia pun memberikannya kepada Necular.
Setelah Necular mendapatkan berlian itu, kemudian Necular memasangkannya tepat di tempat teringgi di atas menara kerajaannya, tiba – tiba cahaya berlian itu pun bersinar sangat terang sekali dan akhirnya Necular bisa melanjutkan rencananya dengan cepat.
“Kau telah berhasil melaksanakan misi, kau berhak istirahat terlebih dahulu sampai ada misi baru untuk kau!.” Kata Necular kepada Diamond.
Akan tetapi Cahaya itu tidak cukup untuk menerangi sebuah Kerajaan yang amat begitu Besar, jadi dia menyuruh Westerlife untuk mengambil Berlian Freezing yang berada di Danau Es.
“Westerlife, sekarang giliran kamu untuk mengambil berlian ke dua yaitu Berlian Freezing.” Necular dengan tak sabar untuk menyelesaikan rencananya.
“Baik raja, akan ku ambil berlian itu”. Kata Westerlife.
Kemudian Westerlife pun segera menuju Planet Blue Earth, sesampai disana Westerlife menemukan sebuah desa, tak disangka dia ternyata bertemu dengan desa yang kosong bahkan tak ada makhluk hidup sama sekali, yang ditemukannya hanyalah tumpukan tulang – tulang yang sudah menjadi tumpukan gunung, ia pun merasa heran apa yang terjadi pada desa ini?, tapi ini kesempatan besar untuk mengambil berlian Freezing itu dengan mudah.
Kemudian Westerlife mulai mencari berlian itu, akan tetapi dia tak berhasil menemukan berlian itu yang ia temukan hanyalah tulang – tulang... dia pun sampai ditempat Danau Freezing yang airnya itu dingin sekali kira – kira         -3500OC dan kedalamannya pun kira – kira ±5000 m, kemudian ia mengirimkan sebuah Noots kepada Hilospi.
“Hi … … … pi … , Hi … lo … spi … , cob … a ka … m … u lih … at … apa … kah … … … nd … … a d … a … I … da … lam … nau … ni … … ?.”
Nootsnya seperti itu dikarenakan kurangnya medan area gravitasi yang berada di desa tersebut.
Kemudian ada balasan Noots dari Hilospi.

“Wes … … fe , ya … … nya … … d … da … … m … d … nau … tu …!.” Lagi – lagi Nootsnya kacau gak jelas untuk di lihat.

BERSAMBUNG ...
IHZAM CHAIDIR ALDY

Tidak ada komentar:

Posting Komentar