EPISODE 2
“Heeeemmzzzzz.......
Heeeeemmzzzz..........., ada yang mulia, tetapi planet ini sangat jauh dari
planet kita.” Kata Holospi.
“Oouuh...
jadi masih ada planet lain yah.... Baiklah ayo cepat kita kesana.” Kata Necular
dengan tegas.
Kemudian
Necular dengan para Ksatrianya pergi menuju planet tersebut, yaitu Planet Blue
Earth. Disana terdapat orang – orang yang damai, tentram, dan tidak ada satu
orang pun yang jahat (yahh… mungkin
adalah satu dua orang mah…) , setelah
Necular sampai ke planet tersebut ternyata dia di serang oleh para Heroes
sampai – sampai Necular mundur dan pergi dari planet tersebut dan dia pun
menemukan Planet lain untuk beristirahat, kemudian dia berhenti di planet tersebut,
yaitu Planet Black Plan, Planet tersebut sangat sepi dan tak pernah di huni
sama sekali, kemudian Necular pun membangun Istana di planet tersebut istananya
sangat besar bahkan lebih besar dari Istana di planet Frey Eyes akan tetapi
Istana tersebut Gelap Gulita di karenakan Tidak ada cahaya sama sekali. Setelah
beberapa hari istana itu pun jadi dan Necular menyuruh Diamond turun ke Planet
Blue Earth untuk mengambil Berlian Lighting yang berada dikota Komputan, gunanya
untuk menerangi Istananya yang gelap. Kemudian Diamond pun menuju Planet Blue
Earth, setelah sampai di planet tersebut dia pun menuju kota Komputan dan
ternyata berlian Lighting itu berada di dalam Menara High Best Tower yang
tingginnya sekitar 4934 meter diatas permukaan laut, dia pun kebingungan karena
di sana terdapat 560 lantai dan banyak orang, sekejap mata kemudian Diamond
masuk kedalam menara itu dan ia pun mencarinya sampai dia mencari ke dalam
ruangan satu per satu ia pun berhasil menemukannya ternyata berlian itu berada
di lantai 499, setelah ia menemukan berlian itu langsung dia mencurinya dan ia
pun ketahuan oleh VRITV ia pun bergegas keluar akan tetapi dia terkepung
dan ia pun mengeluarkan berlian bomd yang ledakannya bisa mengakibatkan fatal dan
Diamond pun cepat – cepat keluar dari menara itu dan Bomd pun meledak
“BOOUUUUM”.
“hahahha....”
Diamond ketawa terbahak – bahak sampai – sampai ia keselek.
Setelah
Diamond berada jauh di menara tersebut tiba – tiba.
“hei
kau yang di sana jangan lari!” kata anak kecil yang memberontak Diamond.
“Ngapain
kamu disini anak Kecil???, cepat sana pergi jauh dari sini” kata Diamond
dengan marah.
Tanpa
ia sadari Diamond pun terkena pukulan oleh anak tersebut.
“Heei...
sebenarnya kau siapa?” kata Diamond penuh keheranan.
“Aku
Mickael, anak dari Micel dan Rosa.” Ia jawab dengan gagah berani.
“Siapa
kau aku gak kenal sama sekali, dasar bocah sok jadi pahlawan kau” sambil menyerang Mickael dengan
berlian bomdnya.
BERSAMBUNG
IHZAM CHAIDIR ALDY
Tidak ada komentar:
Posting Komentar