CHAPTER 9
mereka hanya dapat melihat dengan samar – samar, ketika Diamond melihat
bayangan hitam tepat di depan matannya dia melihat Hilezsky, Diamond pun menuju
bayangan hitam itu sambil menyiapkan Berlian bomdnya ketika hampir sampai
ternyata bayangan hitam itu adalah sebuah patung yang sama dengan Hilezsky,
Diamond pun mulai melihat – lihat patung itu, patung itu sedang berdiri dengan
membawa bola cristal yang tadi ditemukan oleh Gunberman. Diamond mulai
menganalisa patung itu, patung itu berdiri menghadap gua yang mereka temukan di
puncak gunung, Diamond mulai jalan mengikuti arah patung tadi dan ternyata ia
sampai juga ke Gua, Diamond pun mengeluarkan Berlian Bomdnya dan melemparkannya
dan “Duuuaaaar.” Suara berlian bomd Diamond.
Ketika berlian bomd Diamond meledak Gunberman, Westerlife, dan Zugonos
segera menuju ketempat kejadian perkara, dan ternyata mereka sampai di depan
gua dan bertemu dengan Diamond. Tenyata usaha Diamond tidak sia – sia.
Setelah mereka berkumpul mereka mulai beristirahat dalam gua itu, mereka
sangat lelah karena tadi kejadian waktu siang, mereka tertidur pulas kecuali
Zugonos. Zugonos tidak ngantuk sama sekali dia melihat keluar gua, ia melihat
patung yang ditemukan oleh Diamnod, Zugonos menghampiri patung itu dan melihat
– lihat, patung itu menunjukan bola cristal yang sedang dipegang oleh seseorang
yang mirip Hilezsky yang mengarah ke gua tempat mereka beristirahat, Zugonos
merasa heran dengan Patung itu dia berfikir.
“Siapa patung ini sebenarnya?,” Kata Zugonos bicara dalam hati.
“Dia sedang membawa Bola cristal yang Gunberman dapatkan tadi, oh iya
Gunbermankan yang menemukan bola cristal itu.” Kata Zugonos yang akan masuk ke
gua dan mengambil Bola Cristal itu.
Setelah Zugonos masuk ke dalam gua dia mulai mencari bola cristal itu.
“Pasti ada di sekitar sini bola itu.” Kata Zugono yang sedang mencari.
Kemudian Gunberman pun terbangun.
“Sedang apa kau Zugonos?” kata Gunberman.
“Aku sedang mencari bola cristal itu, kamu tau kau simpan dimana?.” Kata
Zugonos.
“Mana ku tahu, yang terakhir kali megang Holospi bukan aku, sudahlah
bola cristal itu tidak penting, lagian bola cristal itukan berbahaya.” Kata
Gunberman sambil kembali tidur.
“Yasudahlah…” Kata Zugonos.
Zugonos mulai melihat – lihat kembali patung itu. Dia terpikir kenapa
patung itu menghadap gua?, Dia mulai menelusuri kedalam gua dan ternyata oh
ternyata… Zugonos menemukan sebuah cahaya yang lumayan terang, dia mulai menuju
ke cahaya itu dan menemukan sebuah Bola Cristal yang bersinar berwarna biru.
.
.
.
BERSAMBUNG
IHZAM CHAIDIR ALDY
Tidak ada komentar:
Posting Komentar